November 2009
M T W T F S S
« Aug    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Recent Comments

Make Ur Decision

August 13th, 2008 by s4hoo

Aha, ini adalah sepenggal kisah hidup mantan Presiden Ronald Reagan yang menarik. Reagan pergi ke seorang tukang sepatu dan minta dibuatkan sepasang sepatu yang bagus. Lalu si pembuat sepatu bertanya, "Kamu ingin ujung sepatu yang persegi atau bulat?" Reagan muda berbicara tidak jelas dan ragu-ragu, jadi si pembuat sepatu berkata, "Kembalilah sehari atau dua hari lagi dan beritahu saya apa yang kamu inginkan." Beberapa hari kemudian si pembuat sepatu melihat Reagan di jalan dan bertanya apakah ia telah mengambil keputusan tentang sepatu itu. "Saya belum bisa mengambil keputusan," jawab Reagan."Bagus sekali," kata si pembuat sepatu, kemudian ia memberitahu pelanggannya itu, "Sepatumu akan selesai besok." Ketika Reagan menerima sepatunya, yang satu berujung bulat dan yang lain berujung persegi!

Reagan pun menyimpulkan, "Melihat kembali sepasang sepatu itu setiap hari memberi saya suatu pelajaran. Jika Anda tidak membuat keputusan sendiri, orang lain akan membuatkannya untuk Anda." Ingatlah selalu bahwa tidak membuat keputusan, adalah sebuah keputusan! *

Hidup adalah pilihan. Pilihan untuk mengambil keputusan. Setiap hari kita dihadapkan dengan keputusan-keputusan yang harus kita pilih. Mencari sekolah baru, mencari rumah baru, saat membeli barang, saat menerima tawaran pekerjaan, bahkan dalam dunia rohani pun kita akan selalu dihadapkan dengan keputusan-keputusan yang harus kita ambil.

Masalahnya kita diam karena takut mengambil keputusan dan membiarkan semua pilihan-pilihan itu mengambang. Berpikir bahwa dengan kita diam, maka kita terhindar dari resiko yang mungkin saja terjadi. Yang terjadi tidak seperti itu. Dengan kita diam, itu adalah keputusan terburuk yang pernah kita ambil dan tetap saja kita harus menerima sejumlah resiko dari keputusan kita itu. Benar kata Reagan, jika kita tidak berani mengambil keputusan maka orang lain dan situasi serta keadaanlah yang akan membuatkannya untuk kita. Itu sebabnya sangat penting kita bersandar kepada Tuhan dan mencoba melangkah sesuai dengan pimpinanNya. Erat dengan Tuhan membuat kita mampu mengambil keputusan yang sesuai dengan rencana dan kehendak Tuhan.

Posted in Religion | No Comments »

Stella Award

November 22nd, 2007 by s4hoo

Sebuah penghargaan bernama Stella Award diberikan untuk gugatan paling "konyol" di AS. Mereka mendapat ganti rugi besar justru karena ulah dan kekonyolannya sendiri. Dan pemenangnya adalah yang paling gila dan nekat!

Stella Award juga sebagai penghargaan untuk para juri di negara tersebut. Nama Stella Award sendiri berasal dari Stella Liebeck. Nenek berusia 81 tahun ini menumpahkan kopi yang dibelinya di McDonald ke dirinya sendiri. Liebeck menggugat McDonald dan dinyatakan menang. Kasus Stella mengilhami pemberian penghargaan ini. Penghargaan ini juga disponsori oleh organisasi pengacara AS.

Para kandidat untuk Stella award tahun ini adalah:

1.    Kandidat pertama, Kathleen Robertson dari Texas. Robertson memenangkan ganti rugi dari dewan juri sebesar $780.000 setelah ia menggugat sebuah toko furnitur. Robertson menggugat toko itu karena pergelangan kakinya patah setelah  tersandung anak laki-laki yang berlarian di dalam toko tersebut. Pemilik toko furnitur sangat terkejut terhadap isi putusan tersebut, mengingat anak lelaki yang "badung" itu adalah anak kandung Robertson sendiri.
 
2.    Kandidat kedua adalah Carl Truman dari Los Angeles. Pria berusia 19 tahun ini memenangkan ganti rugi sebesar $74.000 dan biaya perawatan kesehatan setelah tetangganya melindas tangannya dengan Honda Accord. Truman tampaknya tidak menyadari bahwa tetangga pemilik Accord tersebut sedang berada di balik setir mobil itu ketika Truman berusaha mencuri velg mobil tersebut.

3.    Kandidat nomor tiga adalah Terrence Dickson dari Bristol , Pennsylvania . Dickson sedang berusaha meninggalkan rumah yang baru saja ia rampok dengan melewati pintu garasi. Namun, ia tidak bisa membuat pintu garasi otomatis itu membuka ke atas karena pintu itu sedang rusak. Dickson juga tidak bisa kembali ke rumah itu. Karena ketika ia menutup pintu yang menghubungkan garasi dengan rumah, pintu itu terkunci secara otomatis. Karena keluarga pemilik rumah sedang berlibur, Dickson terkunci di garasi selama delapan hari dan bertahan hidup dengan meminum Pepsi dan sekantung besar makanan anjing yang ia temukan di garasi. Dickson–sang maling apes itu– menggugat asuransi pemilik rumah dan mengklaim bahwa kejadian itu mengakibatkan ia menderita gangguan mental yang hebat. Dewan juri sepakat untuk memberi Dickson $500.000.

4.    Kandidat keempat adalah Jerry Williams dari Little Rock , Arkansas . Ia memenangkan ganti rugi $14.500 dan biaya perawatan kesehatan setelah bokongnya digigit oleh anjing tetangga . Anjing itu sendiri terantai di teras tetangganya. Award tersebut layak untuk diberikan kepada Williams. Juri berpendapat bahwa anjing tersebut mungkin sedikit terpengaruh oleh tindakan William yang saat itu menembaki anjing itu dengan senapan angin berkali-kali.
 
5.    Kandidat kelima adalah Amber Carson dari Lancaster, Pennsylvania. Sebuah restoran di Philadelphia diperintahkan untuk membayar pada Carson sebesar $113.500 setelah ia terpeleset genangan minuman ringan yang menyebabkan tulang lengannya patah. Minuman itu bisa berada di lantai karena Carson melempar minuman itu pada pacarnya ketika bertengkar 30 menit sebelumnya.

6.    Kandidat nomor enam adalah Kara Walton dari Delaware. Walton sukses menggugat sebuah night club ketika ia terjatuh ke lantai dari jendela WC umum night club tersebut. Kejadian itu menyebabkan patahnya dua gigi depan Walton. Kejadian itu terjadi ketika ia mencoba menyelinap melalui jendela WC demi menghindari membayar cover charge sebesar $3.50. Ia dianugerahi ganti rugi sebesar AS$12.000 dan biaya perawatan gigi.

7.    Dan pemenangnya adalah?????? ????.. Merv Grazinsky dari Oklahoma City. Pada November 2001, Grazinsky membeli sebuah mobil caravan Winnebago sepanjang sekitar 9 meter. Dalam perjalanan pertamanya menuju rumah, ia melewati jalan tol, menyetel radio sambil menyetir dengan kecepatan pada 70 mph. Lalu dengan santai, Grazinsky meninggalkan kursi supir ke belakang untuk membuat secangkir kopi . Tidak mengherankan, kendaraan itu keluar dari jalan tol, menabrak, dan terguling. Grazinsky menggugat Winnebago karena tidak menyebutkan dalam buku petunjuk bahwa kendaraan itu tidak bisa melakukan hal tersebut . Ia mendapat ganti rugi sebesar $1.750.000 plus sebuah Winnebago baru . Akibat kasus ini, Winnebago akhirnya mengubah buku petunjuknya.

Posted in Nice Story | No Comments »

Mencintai tetapi tak Memahami

November 22nd, 2007 by s4hoo

Di sebuah
perjamuan makan malam, banyak tamu undangan yang hadir
mengucapkan selamat kepada sepasang kakek dan nenek yang pada hari itu
merayakan Ulang Tahun Perkawinan yang ke-50 tahun. Semua tamu yang
hadir ikut dalam suasana bahagia, menyaksikan betapa kakek dan nenek
tersebut masih saling mencintai meskipun keduanya sudah tidak muda
lagi. Banyak pasangan tamu undangan yang berharap kelak akan mengalami
hal yang sama.
Pada saat jamuan makan mulai seperti biasa tamu-tamu duduk pada meja
bundar untuk menikmati makanan yang disediakan.
Pada meja kakek dan nenek tersebut telah terhidang masakan ikan
kesukaan mereka berdua. Dengan penuh kasih sayang, seperti kebiasaanya
sang kakek mengambil bagian kepala ikan tersebut dan meletakkan ke
piring istrinya.

Sang istri terdiam….
Mata nenek tua tersebut mulai berkaca-kaca, dengan terbata-bata
berucap : " Lima puluh tahun lamanya aku menjadi istrimu, selama itu
aku selalu mengabdikan seluruh hidupku untukmu, suamiku. Betapa lama
kalau kita menghitung hari demi hari yang kita lalui. Betapa panjang
perjalanan hidup yang kita jalani bersama. Selama lima puluh tahun kau
selalu memberikan kasih sayang dan semua yang kau miliki. Selama itu
pula kau selalu
memberikan bagian kepala apabila kita menyantap menu
ikan, sungguh hal itu yang paling tidak aku sukai, tetapi aku
memakannya karena aku menghormatimu dan tidak ingin membuatmu kecewa"

Sang kakek terpana….. .
Dengan suara parau dan mata berkaca kakek tersebut berkata : "Lima
puluh tahun aku lalui segala rintangan dan kebahagian bersamamu,
istriku . Dulu aku adalah seorang pemuda miskin yang tak berharta,
tetapi engkau bersedia menikah denganku. Sejak saat itu aku telah
bersumpah akan selalu membahagiakan engkau, aku akan selalu memberikan
yang terbaik yang aku mampu sebagai tanda betapa aku sangat
mengasihimu dengan segenap hati. Bagian yang paling aku suka dari
masakan ikan adalah bagian kepala, oleh karena itu selalu kuberikan
kepadamu karena aku selalu ingin memberikan yang terbaik hanya
untukmu. Selama bertahun-tahun kita menikah, selama ini kita hidup
bahagia meskipun pada awal pernikahan kita hidup sederhana tetapi
engkau tak mengeluh. Aku selalu bekerja keras hanya untuk
membahagiakan dan memberikan yang terbaik bagimu dan anak-anak kita.
Istriku, selama ini kita saling mengasihi, mencintai tanpa henti,
tetapi ternyata kita tidak saling memahami ".
Betapa sang nenek harus menelan kekecewaan setiap mendapat kepala ikan
hanya untuk membahagiakan sang suami. Betapa kakek harus merelakan
bagian kepala ikan yang sangat disukai hanya untuk membahagiakan sang
istri.

Betapa lebih sempurnanya kebahagian mereka andai mereka lebih banyak
berkomunikasi agar masing-masing dapat lebih memahami apa yang menjadi
keinginan mereka berdua . Betapa susahnya berkomunikasi bahkan dengan
orang yang paling dekat hanya karena tidak ingin menyakiti satu sama
lain…

"When I have learnt to love God better than my earthly dearest,

I shall love my earthly dearest better than I do now."

Posted in Sharing | No Comments »

ISTRI YANG LAMBAT

November 22nd, 2007 by s4hoo

Dalam sebuah
keluarga hiduplah sepasang Suami-Istri, Pak Pendeta dan Ibu pendeta dan
anak-anak tercinta disuatu desa terpencil. Sekian lamanya mereka kelihatan
hidup tentram dan bahagia sehingga tak terasa sudah sekian tahun mereka
mengarungi bahtera rumah tangga, sifat dan karakter si suami sudah tak asing
lagi buat si istri. Begitu pula halnya sang
suami, sifat dan karakter istrinya sudah melekat erat dalam dirinya. Si suami
merasa bersyukur sekali memiliki istri seorang pendeta dan si istri juga sangat
bersyukur sekali punya suami seorang pendeta pula.

Suatu hari mereka diundang dari gereja Resort untuk mengikuti dan bertanding
KOOR di Konser terbesar gereja-gereja di Bandung, yang dikuti oleh para
pendete-pendeta seluruh gereja. dan disediakan jemputan bagi daerah-daerah yang
jauh (terpencil) dengan Bus besar, dengan syarat, untuk daerah B harus menunggu
jam sekian, disimpang B, dengan catatan siapa yang terlambat akan ditinggal,
karena Bus akan melaju dengan cepat dan kebetulan untuk daerah pak Pendeta
harus menunggu tepat jam 4 sore disimpang A karena acara akan dimulai jam 7
malam.

Demikianlah mereka saling mempersiapkan diri dari pagi, mulai dari baju,
sepatu, tas, dasi, dan perlengkapan lainnya, sempat terbersit dalam pikiran si
suami bahwa istrinya seorang yang lelet (lambat) apalagi soal berdandan bisa
sampe berjam-jam lamanya. Dan suaminya berkata kepada istrinya, "Ma, ingat
kita harus berangkat jam setengah 4, karena busnya akan datang jam 4, mama
harus persiapkan semuanya, kalau perlu kesalon, mbok ya sekarang aja, biar ndak
telat,” tapi sang istri dengan manis dan bangganya berkata, “Ndak perlu
kesalon, wong dari dulu mama dandanan sendiri , kok papa ndak tau sih???”

Sambil senyum-senyum sang suami menjawab, “Bukan begitu mam, maksudnya supaya
kamu keliatan lebih cantik dikit, beda dari yang sebelum-sebelumnya, inikan
acara besar, apalagi nanti kita para pendeta duduknya paling depan jadi ndak
malu-maluin, gitu lho”
“Mana tau pula kita
menang!“,jawab siistri dengan ketus, “Jadi maksud kamu, selama ini gue ndak
cantik!, jadi selama ini kamu bohong, dolo sebelum nikah bilangnya aku
tercantik, seksi, jadi kamu nyesel kawin sama aku!”

Sisuami kembali menjawab, “Udah deh ma, aku ndak mau berantem, inget ma kita
khan pendeta udah lahir baru lagi….chik. ..chik… chik..”

Singkat cerita tibalah waktunya mereka harus berangkat, jam sudah menunjukkan
pukul setengah 4 sore, pak Pendeta sudah bersiap-siap dan kelihatan gagah dengan
jasnya, tapi alangkah terkejutnya dia ketika masuk kamar, istrinya baru
berpakaian, belum lagi dandan, nyisir rambut dan sebagainya,

Suaminya berkata: dengan sedikit marah, dia berkata, “Mama cepetan kita hampir
terlambat!”
Istrinya menjawab: “Sebentar pa, 5 menit lagi pasti kelar, gw khan perlu
sanggulan lagi.”
Suaminya berkata lagi: “apa? sanggulan lagi? ndak perlu pake sanggul-sanggulan
lah…”
Istrinya menjawab: “Tapi biar keliatan cantik dan beda dong??? Lagian
telat-telat dikit ndak apalah paling juga busnya jam karetan, jam Indonesia khan molor-molor setengah jam….”

Dengan kesal suaminya menjawab, sambil keluar kamar dan berteriak, “Memang kamu
dari dulu lelet, lambat, ndak pernah berubah, dari dulu ampe sekarang!”
Siistri menjawab dengan berteriak pula,
"Baguslah, Tuhan Yesus aja ndak pernah berubah, dari dulu sekarang dan
selamanya tau!”

Demikianlah mereka keluar rumah jam setengah lima sore, diperjalanan sisuami
terus mengomel dengan istrinya..
"kita pasti dah terlambat, dasar lelet…..lelet. ..lambat. ..lambat.
.akhirnya mereka sampai disimpang… 5 menit….10menit mereka menunggu, tetapi
Bus tetap ndak nonggol-nongol"
Sisuami sambil kesal dan marah berkata…"Pasti busnya sudah berangkat,
ini semua gara-gara kamu…..makanya jadi orang jangan lambat tau!"
Dengan tak ragu lagi pak Pendeta pergi ke Wartel terdekat untuk menelpon
kekantor pusat pelayanan bus yang tertera di denah undangan konser itu.

Ternyata Bus yang akan menjemput mereka sudah berangkat setengah jam yang lalu,
dan sekarang sedang dalam perjalanan menuju kota Bandung.
Putuslah harapan pak Pendeta, begitu marahnya dia sehingga dia hanya diam saja
seolah enggan untuk berbicara kepada istrinya, Istrinya mencoba menghibur
suaminya dan berkata, “Pa, sabar aja, kita tetep doa mudah-mudah ada mobil atau
bus yang menuju keBandung, kita pasti belum terlambat”

Sambil tetap menunggu, siistri tetap berdoa, “Tuhan gimana ini, kami mau
memujimu berikanlah transportasi yang terbaik, kami tetap menunggu disimpang
ini Tuhan, ampuni segala dosa kami….”

Belum sempat siistri mengucapkan Amin, tiba-tiba suaminya berteriak, “Ma,
cepetan ma itu ada Bus yang hendak keBandung, katanya mereka mau ikutan tanding
koor juga dikonser itu.”

Secepat kilat siistri berkata dalam hati “…..terima kasih Tuhan….Amin.
….”

Lalu mereka naik ke Bus itu dan sambil berbincang-bincang, rupanya rombongan
yang ada di Bus ini juga ikut bertanding dalam koor nanti dari rombongan gereja
lain di dekat desa mereka. Mereka mengaku bahwa mereka juga terlambat karna harus
menunggu antrian lama dipom bensin. Tiba-tiba mereka dikejutkan dalam satu
berita dipembicaraan telpon supir bus didepan, lalu supir itu berkata kepada
para penumpang, Bus No. 412 yang berangkat ke Bandung
jam 4 tadi mengalami kecelakaan jatuh kejurang yang curam, belum diketahui
berapa yang tewas dan berapa yang selamat, tapi menurut beritanya, bus dalam
keadaan menganaskan.

Pak Pendeta dengan tercenggang dan berkata kepada istrinya…. . "Ma, itu
kan bus yang akan kita tumpangi tadi…..kok bisa ya????”

Siistri dengan sedikit kurang percaya melihat kembali undangan itu, ternyata
memang benar No. 412. dan berkata kepada suaminya: " Untung pa, kita
telat, kalo ndak udah tewas".

"Tidak pikir panjang lagi, pak pendeta langsung merangkul istrinya dengan
lembut, seakan dia tidak ingin kehilangan orang yang dicintainya seumur hidup.
Dalam hatinya ia berdoa, Tuhan terima kasih, Engkau masih mengizinkan kami
untuk bersama dalam hidup ini, masih sempat lagi untuk memujiMu, terima kasih
telah memberikan istri yang terbaik bagiku, terima kasih telah memberikan istri
yang lelet kepadaku, aku bersyukur segala sesuatunya telah Engkau atur, segala
sesuatu yang terjadi untuk mendatangkan kebaikan, terima kasih telah membuka
mataku, aku akan menjaga hatiku kemanapun aku pergi, aku tak akan menodainya,
aku tak akan menyakitinya, aku tak akan meminta lebih…lebih …lebih
Tuhan…. terima kasih telah memberikan istri yang sepadan bagiku…… Amin”

Pesan Pak Pendeta :
1.Kepada mereka yang belum memiliki pasangan hidup dan yang sedang mencari
pasangan hidup: 1. Cari dan mintalah kepada Tuhan pasangan yang SEPADAN, bukan
untuk menjadi sama sepertimu, tapi untuk saling melengkapi Walaupun kita sudah
memilih yang banyak persamaan maka setelah menikah dengan segera, banyak orang menyadari bahwa mereka
menemukan banyak perbedaan seperti cerita diatas.

2. Terima apa adanya pasanganmu, sikapnya, sifatnya, termperamennya,
karakternya. Dengan mulai menerimanya bahkan sering terjadi perubahan kearah
perbaikan.

3. Kita tidak bisa merubah pasangan dengan
mencela, menuntut, mengomelinya, mengungkit-gungkit kekurangannya, Penerimaan
itu perlu, bahkan salah satu kebutuhan dasar seorang manusia. Penerimaan
membuat orang merasa bahagia, dan dari sikap hati bahagia justru muncul perbuatan-perbuatan
yang simpatik.

4. Alkitab mengajarkan bahwa, menikah untuk menjadi satu dan bukan untuk
menjadi sama, Menikah untuk saling melengkapi sehingga gambar Allah menjadi
lengkap dalam dua pribadi yang disatukan.

5. Jangan jadikan kecantikan dan kegantengan seseorang jadi the "FIRST
ONE"
tapi yang terpenting dari semua itu adalah seseorang yang engkau kasihi
benar-benar mengasihi Tuhan Yesus, sehingga apapun masalah pada pasanganmu, dia
tetap mencintai dan mengasihimu apa adanya.

Siapapun orangnya, dia tetap berharga di Mata Tuhan.

Posted in Uncategorized | No Comments »

Ucapan Pertama Neil Amstrong Di Bulan

November 22nd, 2007 by s4hoo

Udah tahu belum apa arti dari kalimat "Good luck Mr.
Gorsky." dari
Neil Amstrong waktu dia mau pulang ke bumi? Begini
ceritanya… ……… .

Berhati-hatilah dengan apa yang Anda ucapkan karena mungkin ucapan
Anda dapat mempengaruhi sejarah!

Begini ceritanya:

Pada tanggal 20 Juli 1969, komandan Apollo 11 Lunar Module, Neil
Armstrong
dikenal sebagai manusia pertama yang menjejakkan kakinya
di Bulan. Kata-kata pertamanya setelah menjejakkan kakinya adalah
"That’s one small step for man, one giantleap for mankind" yang
disiarkan & didengarkan oleh jutaan pemirsa TV di seluruh bumi.
Kemudian persis sebelum dia kembali mendarat di bumi, dia membuat
sapaan yang cukup menggelitik "Good Luck,Mr.Gorsky. "

Pada saat itu, orang-orang di NASA
berpikir itu hanyalah semacam
sindiran halus untuk menunjuk rival mereka yaitu kosmonot-kosmonot
Soviet. Namun, setelah dicek & ricek…tidak ada nama Gorsky di badan
Antariksa Amerika maupun Soviet.

Bertahun - tahun setelah itu ternyata masih banyak masyarakat yang
penasaran & mempertanyakan arti kata Armstrong "Good luck Mr.
Gorsky". Tetapi setiap kali ditanyakan, Armstrong hanya tersenyum
penuh arti. Pada tanggal 5 Juli 1995 di Tampa Bay, Florida, pada
acara wawancara pers seusai pidato, seorang reporter kembali
mengajukan pertanyaan yang sudah berusia 26 tahun itu kepada
Armstrong. Saat itulah, pada akhirnya Armstrong merespon pertanyaan
itu. Dikarenakan Mr. Gorsky telah wafat, Armstrong merasa tidak apa-
apa jika dia menjawab pertanyaan itu.

Ceritanya bermula begini, pada tahun 1938 ketika Armstrong masih
kanak-kanak, dia sedang bermain bola dengan tetangganya di kebun
belakang rumahnya. Suatu ketika, temannya menendang bola terlalu
keras sehingga bola itu mendarat di halaman sebuah rumah yang tidak
jauh dari situ, dan berada persis di bawah jendela kamar tidur. Sang
empunya rumah adalah Mr & Mrs Gorsky. Ketika Armstrong kecil sedang
merunduk mengambil bola tsb, dia mendengar teriakan Mrs. Gorsky
sedang marah ke Mr.Gorsky. Dan bentakan itu yang membuat Armstrong
kecil tidak bisa melupakannya seumur hidup: "Sex! You want sex?!
You’ll get sex when the kid next door walks on the moon!"

Posted in Uncategorized | No Comments »

« Previous Entries